Beranda IoT Solusi Blockchain Hemat Energi untuk Perangkat IoT
Gambar Milik: Pexels

Solusi blockchain hemat energi untuk perangkat IoT

-

Integrasi blockchain dengan IoT telah membuka jalan baru bagi jaringan terdesentralisasi, keamanan data, dan otomatisasi. Namun, model blockchain konvensional dikenal karena penggunaan energinya yang tinggi dan karenanya menimbulkan kekhawatiran terkait keberlanjutan. Untuk mengatasi tantangan ini, perusahaan semakin banyak mencari aplikasi blockchain hemat energi yang dirancang khusus untuk perangkat IoT. Blog ini menjelaskan bagaimana blockchain dapat dioptimalkan untuk IoT tanpa mengurangi efisiensi atau keamanan.

BACA JUGA: Panduan CEO untuk Implementasi IoT-Blockchain yang Menguntungkan

Tantangan Energi dalam Blockchain dan IoT

Desentralisasi blockchain membutuhkan daya komputasi yang sangat besar, yang mengakibatkan konsumsi energi yang masif. Jika dipadukan dengan jumlah perangkat IoT yang eksponensial, permintaan energi akan meningkat secara eksponensial pula. Mencapai solusi yang berkelanjutan adalah kunci untuk adopsi massal ekosistem IoT yang didukung blockchain.

Mekanisme Konsensus Alternatif untuk Efisiensi Energi

Model konsensus menentukan cara transaksi diverifikasi dalam jaringan blockchain. Peralihan dari Proof of Work (PoW) konvensional ke kerangka kerja yang lebih hemat daya berpotensi meminimalkan konsumsi secara signifikan.

  • Proof of Stake (PoS) – Alih-alih penambangan, PoS memilih validator berdasarkan volume token yang mereka miliki, sehingga mengurangi beban kerja komputer.
  • Delegated Proof of Stake (DPoS) – Alternatif yang hemat energi dan mudah diskalakan di mana delegasi terpilih menyetujui transaksi.
  • Bukti Otoritas (Proof of Authority/PoA) – Bergantung pada validator tepercaya, sehingga cocok untuk kasus penggunaan IoT perusahaan.
  • Directed Acyclic Graphs (DAGs) – Berbeda dengan blockchain, struktur DAG mengeksekusi beberapa transaksi secara paralel, menghilangkan peran penambang dan menurunkan konsumsi energi.

Optimasi Edge Computing dan Blockchain

Menggabungkan blockchain dengan edge computing dapat meningkatkan efisiensi dengan memproses data di dekat sumbernya.

  • Meminimalkan Transfer Data – Dengan memvalidasi transaksi di edge, konsumsi energi dapat diturunkan secara drastis.
  • Pemrosesan Waktu Nyata – Pengurangan ketergantungan pada jaringan cloud terpusat berarti latensi dan konsumsi daya yang lebih rendah.
  • Skalabilitas – Jaringan blockchain berbasis edge mampu menangani jutaan perangkat IoT tanpa membebani server pusat.

Protokol Blockchain Ringan untuk IoT

Jaringan blockchain lama cenderung terlalu berat untuk perangkat IoT dengan daya komputasi terbatas. Protokol yang ringan dapat mengurangi penggunaan sumber daya.

  • Tangle dari IOTA – Buku besar terdistribusi tanpa blok, dioptimalkan untuk IoT, dengan transaksi tanpa biaya dan skalabilitas tinggi.
  • Open Representative Voting (ORV) Nano – Protokol ringan yang mencapai konsensus cepat dan hemat energi.
  • Hyperledger Fabric – Sebuah platform blockchain modular dengan jaringan privat hemat energi, sangat cocok untuk kasus penggunaan IoT industri.

Penerapan di Dunia Nyata dan Manfaat Bisnis

Teknologi blockchain yang hemat energi sedang mengubah berbagai industri, memungkinkan IoT menjadi lebih berkelanjutan dan mudah dikembangkan.

  • Manajemen Rantai Pasokan – Pelacakan barang dagangan yang hemat energi dan aman, meminimalkan biaya operasional.
  • Kota Pintar – Jaringan IoT hemat energi untuk manajemen lalu lintas, pengelolaan limbah, dan keamanan
  • IoT di bidang kesehatan – Konsumsi daya rendah, perlindungan data pasien berbasis blockchain.
  • Jaringan Energi Terbarukan – Perdagangan energi angin dan surya terdesentralisasi berbasis blockchain dengan bantuan sensor IoT.
Untuk menyimpulkan

Dengan semakin meningkatnya adopsi IoT, perusahaan perlu fokus pada keberlanjutan dalam penerapan blockchain mereka. Dengan menggunakan algoritma konsensus yang hemat energi, komputasi edge, dan protokol yang ringan, organisasi dapat menciptakan ekosistem IoT yang aman, terukur, dan ramah lingkungan. Mengadopsi teknologi ini akan membantu menciptakan masa depan di mana blockchain dan IoT dapat hidup berdampingan tanpa pengeluaran energi yang berlebihan.

Samita Nayak
Samita Nayak
Samita Nayak adalah penulis konten yang bekerja di Anteriad. Dia menulis tentang bisnis, teknologi, SDM, pemasaran, cryptocurrency, dan penjualan. Saat tidak menulis, dia biasanya terlihat sedang membaca buku, menonton film, atau menghabiskan terlalu banyak waktu dengan Golden Retriever-nya.
Gambar Milik: Pexels

Harus Dibaca