Dalam perang keamanan siber saat ini, penekanan telah bergeser dari sekadar pertahanan ke inisiatif ofensif. Organisasi tidak lagi hanya duduk dan menunggu serangan terjadi—mereka mempekerjakan peretas etis dan penguji penetrasi yang dapat menemukan kerentanan sebelum para penjahat melakukannya. Peningkatan permintaan ini menciptakan sertifikasi keamanan ofensif seperti OSCP, eJPT, dan kursus pelatihan Red Team formal. Namun, apa yang mendorongnya, dan mengapa sertifikasi ini menjadi penting di tahun 2025?
Mari kita telusuri apa, mengapa, dan bagaimana di balik gelombang baru dalam pelatihan keamanan siber ini.
BACA JUGA: Spear Phishing dan Business Email Compromise (BEC): Memahami Ancaman yang Ditargetkan
Mengapa Keamanan Ofensif Menjadi Sorotan
Ancaman siber kini jauh lebih canggih dari sebelumnya. Ransomware, eksploitasi zero-day, dan ancaman persisten tingkat lanjut (APT) bukan lagi hal yang langka. Langkah-langkah keamanan defensif seperti firewall dan perangkat lunak antivirus hanya dapat membantu sampai batas tertentu.
Yang dibutuhkan adalah "pola pikir ofensif"—kemampuan untuk berpikir dan bertindak seperti peretas guna mendeteksi kerentanan sebelum orang lain menggunakannya. Di sinilah spesialis keamanan ofensif berperan, menerapkan pengujian penetrasi dan red teaming untuk menguji sistem keamanan secara menyeluruh.
Para pemberi kerja semakin menginginkan seseorang yang tidak hanya membela jaringan, tetapi juga mengujinya di tengah pertempuran.
1. OSCP (Offensive Security Certified Professional)
Sertifikasi OSCP, yang diberikan oleh Offensive Security, dianggap sebagai salah satu gelar paling bergengsi untuk peretasan etis. Sertifikasi ini terkenal karena sifatnya yang praktis dan berbasis dunia nyata, di mana kandidat perlu mengeksploitasi kerentanan dengan sukses di lingkungan laboratorium dan lulus ujian praktik selama 24 jam.
Mengapa Ini Penting:
- Simulasi dunia nyata - OSCP mensimulasikan situasi peretasan di dunia nyata, bukan sekadar pertanyaan hipotetis.
- Dipertimbangkan oleh perekrut - Sebagian besar lowongan pekerjaan secara khusus meminta sertifikasi OSCP.
- Menunjukkan ketekunan dan keterampilan - Sertifikasi OSCP membuktikan bahwa Anda tidak hanya terampil—tetapi juga gigih.
Tips penting: Ini bukan untuk pemula. Jika Anda seorang pemula dalam peretasan etis, ada baiknya untuk membangun dasar keterampilan terlebih dahulu.
2. eJPT (eLearnSecurity Junior Penetration Tester)
Jika Anda baru memulai di bidang peretasan etis, eJPT adalah tempat yang tepat untuk memulai. Disediakan oleh INE, sertifikasi ini menggabungkan pengetahuan teoretis dengan aplikasi praktis dalam lingkungan laboratorium simulasi.
Mengapa Ini Semakin Populer:
- Ramah untuk pemula - Sangat cocok untuk individu yang memiliki sedikit atau tanpa pengalaman pengujian penetrasi.
- Mudah diakses dan terjangkau - Lebih murah dibandingkan OSCP.
- Pengalaman langsung - Mengilustrasikan dasar-dasar pengintaian, pemindaian, eksploitasi, dan pelaporan.
eJPT berfungsi sebagai batu loncatan untuk sertifikasi yang lebih lanjut dan membantu mempermudah peralihan ke jalur karier tersebut.
3. Pelatihan Tim Merah
Berbeda dengan pengujian penetrasi yang terbatas ruang lingkupnya dan umumnya berdiri sendiri, Red Teaming meniru intrusi siber skala penuh dan tersembunyi.
Tim Merah beroperasi lebih seperti penyerang sebenarnya—menyelinap masuk, menghindari deteksi, dan melakukan simulasi intrusi jangka panjang untuk memeriksa efektivitas deteksi dan reaksi suatu organisasi.
Sertifikasi & Jalur Pelatihan:
- Profesional Tim Merah Bersertifikat (CRTP)
- Operator Tim Merah Bersertifikat (CRTO)
- Kursus Tim Merah SANS
- Kursus berbasis laboratorium yang disesuaikan, seperti Red Team Ops oleh Zero-Point Security
Mengapa Ini Masalah Besar:
- Keahlian tingkat lanjut - Mencakup rekayasa sosial, serangan Active Directory, pergerakan lateral, dan banyak lagi.
- Bermanfaat bagi perusahaan - Membantu organisasi dalam pengujian deteksi dan respons insiden.
- Jenjang karier yang menguntungkan - Peran di Red Team cenderung memiliki gaji tinggi dan berpengaruh dalam dunia keamanan siber.
Dampak Karier
Karena kejahatan siber diperkirakan akan merugikan dunia sebesar $10,5 triliun per tahun pada tahun 2025, permintaan akan pakar keamanan ofensif yang ahli tidak pernah setinggi ini. Baik memulai dengan eJPT, menguji batasan dengan OSCP, atau menjadi ahli dalam operasi Red Team, sertifikasi ini membuka peluang karier yang berdampak tinggi dan berpenghasilan tinggi.
Pekerjaan meliputi:
- Penguji Penetrasi
- Operator Tim Merah
- Konsultan Keamanan
- Peretas Etis
- Spesialis Emulasi Ancaman
Pikiran Terakhir
Pertumbuhan sertifikasi keamanan ofensif mewakili pergeseran paradigma dalam cara kita menangani keamanan siber. Tidak cukup lagi hanya duduk diam dan bermain bertahan—Anda harus lebih cerdas daripada penjahat siber. Sertifikasi seperti OSCP, eJPT, dan pelatihan Red Team memungkinkan munculnya generasi baru pejuang siber yang tidak hanya menunggu ancaman datang—melainkan secara aktif mengejar ancaman tersebut.

