Di era teknologi canggih ini, pertumbuhan bisnis bergantung pada peramalan dan prediksi model bisnis yang akurat. Kemampuan Anda untuk menganalisis data dan tren yang muncul untuk mengetahui apa yang dapat dicapai dalam bisnis merupakan bagian penting dari kecerdasan bisnis.
Seorang analis intelijen bisnis bekerja dengan perusahaan untuk meneliti pesaing dan memahami musim pasar melalui analisis data. Oleh karena itu, akan menjadi nilai tambah jika Anda memahami model bisnis dan memiliki keterampilan konsultasi yang kuat.
Meskipun terdapat variasi dalam deskripsi pekerjaan seorang analis intelijen bisnis, pada akhirnya semuanya bermuara pada hal-hal berikut.
- Uraikan model data bisnis utama yang membantu dalam visualisasi data.
- Menganalisis data untuk menemukan pola utama dan potensi titik pertumbuhan.
- Bagikan pandangan, temuan, dan laporan analitik yang merekomendasikan arah bisnis dan peluang investasi utama.
Jika Anda ingin meningkatkan diri, berikut enam keterampilan yang dapat Anda pelajari sebagai analis intelijen bisnis.
- Penambangan data
- Strukturisasi data
- Kemampuan berpikir
- Pemrograman
- Analisis data
- Visualisasi data
Mari kita pahami beberapa di antaranya lebih lanjut.
Penambangan data
Keterampilan penambangan data membantu Anda memahami di mana Anda dapat memperoleh informasi yang relevan dengan bisnis Anda. Data biasanya selalu tersedia dalam jumlah besar. Keterampilan penambangan data memungkinkan Anda untuk mengekstrak, membersihkan, dan menyediakan informasi yang bermanfaat. Tiga metode utama penambangan data adalah klasifikasi, pengelompokan (clustering), dan asosiasi.
Klasifikasi data membagi kumpulan data besar ke dalam kategori yang meliputi data publik, data rahasia, data lokal, dan data internal. Bagian lain dari penambangan data adalah pembuatan klaster data. Dengan menggabungkan data, Anda akan menemukan hubungan antara data yang diekstrak dan apa yang membuat data tersebut begitu mirip.
Namun, Anda dapat memahami mengapa keterampilan penambangan data penting untuk kecerdasan bisnis karena keterampilan tersebut merupakan fondasi dari kecerdasan bisnis.
Strukturisasi data
Meskipun penambangan data melibatkan penggabungan data yang serupa, Anda tetap perlu mengatur dan menyusun data yang diekstrak. Penataan data mengubah data mentah menjadi data yang siap untuk analisis karena Anda hanya dapat menggunakan data yang terorganisir dan terstruktur dalam analisis bisnis. Mengelola data bisnis membutuhkan keterampilan pemrograman.
Sebagai bagian dari keterampilan persiapan data Anda, Anda harus mempelajari cara memfilter, membersihkan, dan mentransformasi data. Proses ini membantu Anda mengidentifikasi kesalahan serta menangkap dan menyimpan data yang memungkinkan Anda memvalidasi data sehingga Anda dapat membuat keputusan bisnis yang tepat. Hal ini juga menyelamatkan perusahaan Anda dari hasil analisis yang tidak dapat diandalkan.
Kemampuan berpikir
Anda harus memiliki kemampuan berpikir kritis, yang merupakan tanggung jawab seorang analis intelijen bisnis. Mengumpulkan data, menganalisisnya, dan menarik kesimpulan yang bermanfaat bagi perusahaan Anda juga menempatkan Anda pada posisi yang tepat untuk sukses sebagai analis intelijen bisnis.
Kemampuan analitis dan kritis akan membantu Anda melihat data dengan benar dan membangun sesuatu yang bermanfaat dari data yang terkumpul. Berpikir kritis juga akan membantu Anda mengidentifikasi kelemahan dalam sistem perusahaan berdasarkan informasi yang Anda kumpulkan.

