Otomatisasi terus mengubah berbagai sektor dengan meningkatkan produktivitas, memangkas biaya, dan mendorong kreativitas. Menjelang tahun 2025, perkembangan teknologi mendorong otomatisasi ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Berikut adalah lima tren otomatisasi teratas yang perlu diperhatikan tahun ini.
Hiperotomatisasi Terus Berkembang
Perusahaan semakin memprioritaskan hiperotomasi, yaitu mengotomatiskan sebanyak mungkin proses melalui penggunaan AI, ML, dan otomatisasi proses robotik (RPA).
Mengapa Ini Penting: Dengan memfasilitasi otomatisasi ujung-ke-ujung dan mengintegrasikan berbagai sistem, hiperotomatisasi mempercepat transformasi digital.
Industri yang Terpengaruh: Industri terkemuka yang menggunakan hiperotomatisasi untuk meningkatkan pengalaman klien dan mempercepat proses meliputi perbankan, perawatan kesehatan, dan manajemen rantai pasokan.
Robot Bergerak Otonom (AMR) di Gudang
Meskipun pergudangan selalu sangat bergantung pada robotika, pada tahun 2025, AMR (Autonomous Mobile Robots) akan menjadi pusat perhatian. Robot otonom ini menavigasi melalui bangunan menggunakan sensor canggih, AI, dan sistem navigasi.
Manfaat Utama: Kemampuan untuk mengelola kekurangan tenaga kerja, menurunkan biaya operasional, dan meningkatkan efisiensi adalah keuntungan utama.
Sorotan Tren: Seiring perusahaan berupaya memenuhi kebutuhan pelanggan yang meningkat, diharapkan adopsi yang substansial di industri manufaktur dan e-commerce.
Pemrosesan Dokumen Secara Cerdas (IDP)
IDP diadopsi oleh industri yang banyak menggunakan dokumen, seperti layanan kesehatan, perbankan, dan hukum, untuk mengotomatiskan ekstraksi, pemrosesan, dan analisis data tidak terstruktur.
Perkembangan Teknologi: Solusi berbasis AI dan Pemrosesan Bahasa Alami (NLP) meningkatkan akurasi dan aksesibilitas otomatisasi dokumen.
Prospek Masa Depan: IDP akan menjadi penting dalam mengurangi kesalahan manusia dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan pada tahun 2025.
Platform untuk Otomasi Low-Code dan No-Code
Dengan memungkinkan pengguna non-teknis untuk membuat proses dan mengotomatiskan tugas, munculnya platform low-code dan no-code mendemokratisasi otomatisasi.
Wawasan Pasar: Menurut Gartner, teknologi low-code atau no-code akan digunakan dalam 70% aplikasi baru yang dibuat oleh bisnis pada tahun 2025.
Dampak pada Bisnis: Platform ini memfasilitasi siklus inovasi yang lebih cepat, mengurangi ketergantungan pada departemen TI, dan menghemat biaya pengembangan.
Otomatisasi Ramah Lingkungan
Keberlanjutan kini menjadi suatu keharusan, bukan pilihan. Mendesain teknologi otomatisasi dengan mempertimbangkan lingkungan menjadi semakin umum.
Topik Fokus: Topik fokus meliputi optimalisasi sumber daya yang didukung oleh AI, robot hemat energi, dan solusi otomatisasi yang mendorong ekonomi sirkular.
Mengapa Ini Penting: Bisnis dapat memenuhi harapan konsumen dan standar lingkungan sekaligus mencapai manfaat biaya jangka panjang dengan berinvestasi dalam otomatisasi berkelanjutan.
Menatap ke Depan
Pada tahun 2025, lanskap otomatisasi seharusnya lebih berkelanjutan, inklusif, dan cerdas. Bisnis yang beradaptasi dengan perkembangan ini akan meningkatkan ketahanan operasional mereka, memperoleh keunggulan kompetitif, dan membuka prospek pertumbuhan baru.
Baca juga: 7 Praktik Terbaik untuk Mengamankan Alur Kerja Otomatisasi

