Kecerdasan buatan (AI) telah secara radikal mengubah cara kerja beberapa industri, termasuk manufaktur, e-commerce, perawatan kesehatan, dan keuangan. Meskipun kuat dan efektif, model AI terkadang dipandang sebagai "kotak hitam," yang membuat penilaian tanpa memberikan penjelasan yang jelas tentang prosesnya. Kecerdasan Buatan yang Dapat Dijelaskan (XAI) bertujuan untuk memecahkan masalah ini dengan menawarkan keandalan, akuntabilitas, dan transparansi. Dalam blog ini, kita akan membahas pentingnya XAI yang semakin meluas, serta metode dan masalah yang ingin dipecahkannya.
Apa itu AI yang Dapat Dijelaskan?
Kecerdasan Buatan yang Dapat Dijelaskan (Explainable AI/XAI) merujuk pada metode dan teknik yang memungkinkan pengguna manusia untuk memahami dan mempercayai keputusan yang dibuat oleh model AI. Sementara model AI tradisional, seperti jaringan saraf dalam (deep neural networks), seringkali membuat keputusan yang sulit diinterpretasikan, XAI berupaya untuk menjelaskan proses yang kurang transparan ini. Dengan menawarkan penjelasan yang jelas, XAI membantu pengguna memahami "mengapa" dan "bagaimana" di balik keputusan yang didorong oleh AI.
Pentingnya XAI melampaui sekadar rasa ingin tahu. Di sektor-sektor kritis seperti perawatan kesehatan, keuangan, dan kendaraan otonom, memahami bagaimana AI mencapai kesimpulannya sangat penting untuk keselamatan, kepatuhan, dan pertimbangan etika. Kurangnya transparansi dapat menyebabkan masalah seperti bias, hasil yang salah, dan terkikisnya kepercayaan. Dengan XAI, organisasi dapat menerapkan sistem AI yang tidak hanya efisien tetapi juga adil, etis, dan selaras dengan nilai-nilai masyarakat.
Kebutuhan akan Transparansi dalam AI
Seiring dengan semakin terintegrasinya AI ke dalam proses pengambilan keputusan yang kritis, kebutuhan akan transparansi menjadi prioritas. Bayangkan sebuah sistem berbasis AI yang menyetujui pinjaman untuk para pemohon. Jika model tersebut menolak pinjaman berdasarkan serangkaian variabel tetapi tidak memberikan penjelasan, maka akan sulit untuk memahami apakah keputusan tersebut adil atau diskriminatif.
Sebaliknya, model yang dapat dijelaskan akan menyoroti faktor-faktor kunci yang menyebabkan keputusan tersebut, seperti skor kredit, pendapatan, atau status pekerjaan. Transparansi ini memungkinkan baik pemohon maupun lembaga keuangan untuk meneliti proses tersebut dan memastikan bahwa proses tersebut sesuai dengan standar peraturan.
Demikian pula, dalam bidang perawatan kesehatan, model AI membantu mendiagnosis penyakit dan merekomendasikan pengobatan. Namun, jika dokter dan pasien tidak dapat mempercayai rekomendasi AI karena tidak jelas, adopsi alat-alat ini akan menemui hambatan. XAI menjembatani kesenjangan tersebut dengan menawarkan justifikasi untuk diagnosis berbasis AI, memungkinkan dokter untuk membuat keputusan yang tepat dan pasien untuk merasa yakin dengan rencana perawatan mereka.
Baca juga: Bagaimana AutoML Mendemokratisasi AI
Pendekatan terhadap AI yang Dapat Dijelaskan
Terdapat beberapa teknik yang membuat model AI lebih mudah dijelaskan. Pilihan teknik bergantung pada jenis model AI dan tingkat interpretasi yang dibutuhkan.
1. Pentingnya Fitur
Pentingnya fitur (feature importance) memberi peringkat pada faktor atau input yang memengaruhi keputusan AI. Misalnya, dalam model yang memprediksi risiko penyakit jantung, fitur seperti kadar kolesterol, usia, dan tekanan darah dapat diberi peringkat untuk menunjukkan signifikansinya dalam prediksi. Pentingnya fitur sangat berguna dalam pohon keputusan (decision tree), hutan acak (random forest), dan model linier, di mana setiap variabel memiliki efek yang dapat diukur pada output.
2. LIME (Penjelasan Model-Agnostik yang Dapat Diinterpretasikan Secara Lokal)
LIME adalah teknik XAI populer yang menjelaskan prediksi model dengan mendekati model kompleks asli dengan model yang lebih sederhana dan mudah dipahami, dengan fokus pada contoh spesifik yang sedang dijelaskan. Jika AI klasifikasi gambar salah mengklasifikasikan anjing sebagai kucing, LIME dapat menunjukkan bagian-bagian gambar yang menyebabkan kesalahan ini.
3. SHAP (SHapley Additive exPlanations)
SHAP memberikan nilai pada setiap fitur berdasarkan kontribusinya terhadap keluaran model, menggunakan prinsip-prinsip teori permainan. Teknik ini dapat menjelaskan prediksi individual sambil mempertimbangkan bagaimana kombinasi fitur yang berbeda berkontribusi pada keputusan tersebut. Nilai SHAP memberikan cara yang konsisten dan secara matematis tepat untuk menginterpretasikan keluaran model.
4. Penjelasan Kontrafaktual
Penjelasan kontrafaktual menjawab pertanyaan: “Apa yang perlu diubah agar keputusan yang berbeda dapat dibuat?” Jika sebuah model menolak pinjaman, penjelasan kontrafaktual akan memberikan wawasan tentang faktor-faktor apa yang dapat disesuaikan (seperti meningkatkan pendapatan) untuk membalikkan keputusan tersebut. Pendekatan ini membantu pengguna memahami tidak hanya tentang keputusan tersebut tetapi juga bagaimana keputusan itu dapat berubah.
5. Penjelasan Berdasarkan Aturan
Penjelasan berbasis aturan, yang sering digunakan dalam sistem pakar, dirancang untuk memecah logika model AI menjadi aturan yang dapat dibaca manusia. Misalnya, jika AI merekomendasikan perawatan medis, penjelasan berbasis aturan akan menguraikan pedoman klinis atau literatur medis yang diikuti AI untuk mencapai kesimpulannya.
Mengapa AI yang Dapat Dijelaskan Itu Penting?
Manfaat utama XAI adalah membangun kepercayaan antara sistem AI dan penggunanya. Ketika keputusan dijelaskan, pengguna lebih cenderung mempercayai dan mengadopsi teknologi AI. Berikut beberapa manfaat utama XAI:
- Peningkatan Akuntabilitas : Dengan XAI, organisasi dapat meminta pertanggungjawaban model AI atas keputusan mereka. Hal ini sangat penting di sektor-sektor di mana pengawasan regulasi sangat penting, seperti keuangan dan perawatan kesehatan.
- Pengurangan Bias : XAI dapat membantu mendeteksi dan mengoreksi bias dalam model AI dengan mengungkap fitur-fitur yang memengaruhi prediksi. Jika gender atau ras secara tidak adil memengaruhi suatu keputusan, langkah-langkah dapat diambil untuk menghilangkan bias ini.
- Peningkatan Debugging : Ketika model AI membuat kesalahan, XAI dapat membantu para insinyur memahami mengapa kesalahan itu terjadi, sehingga memudahkan peningkatan akurasi dan kinerja model.
- AI yang Etis : Dengan menawarkan transparansi, XAI memastikan bahwa model AI selaras dengan standar etika. Hal ini sangat penting dalam sistem otonom di mana keputusan harus selaras dengan nilai-nilai dan hukum masyarakat.
Tantangan AI yang Dapat Dijelaskan
Meskipun manfaat XAI sudah jelas, implementasinya bukannya tanpa tantangan. Salah satu kendala terbesar adalah kompleksitas model pembelajaran mendalam, terutama jaringan saraf. Model-model ini sering kali terdiri dari jutaan parameter, sehingga sulit untuk memberikan penjelasan sederhana untuk outputnya.
Tantangan lainnya adalah pertimbangan antara akurasi dan kemampuan menjelaskan. Seringkali, model yang lebih sederhana lebih mudah dijelaskan, tetapi mungkin mengorbankan akurasi dibandingkan dengan model kompleks seperti jaringan saraf dalam (deep neural networks). Menemukan keseimbangan antara kedua faktor ini merupakan bidang penelitian utama.
Terakhir, membuat penjelasan yang akurat dan mudah dipahami oleh non-ahli bisa jadi sulit. Meskipun penjelasan teknis mungkin memuaskan para ilmuwan data, penjelasan tersebut mungkin terlalu kompleks bagi pengguna akhir seperti dokter atau penasihat keuangan. XAI harus melayani berbagai tingkat keahlian, menawarkan penjelasan yang informatif dan mudah diakses.
Masa Depan
Seiring terus berkembangnya AI, permintaan akan XAI akan meningkat. Pemerintah dan badan pengatur telah menyadari pentingnya transparansi dalam AI, mendorong kemampuan untuk menjelaskan di sektor-sektor penting. Misalnya, Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR) Uni Eropa menekankan "hak untuk mendapatkan penjelasan," yang mewajibkan individu untuk meminta penjelasan atas keputusan otomatis.
Di masa depan, kita mungkin akan melihat metode baru untuk membuat model AI yang paling kompleks sekalipun dapat dijelaskan. Para peneliti sedang mengeksplorasi pendekatan inovatif seperti pemrosesan bahasa alami untuk menghasilkan penjelasan yang mudah dipahami manusia tentang keputusan AI. Sementara itu, perpaduan antara AI dan etika kemungkinan akan mendorong kemajuan lebih lanjut dalam XAI, memastikan bahwa sistem AI tidak hanya ampuh tetapi juga adil dan dapat dipercaya.
Kesimpulan
Kecerdasan Buatan yang Dapat Dijelaskan (Explainable AI/XAI) sangat penting untuk menjembatani kesenjangan kepercayaan, akuntabilitas, dan transparansi yang ada antara kapasitas AI dan persyaratan tersebut. XAI akan menjadi komponen kunci pengembangan AI yang etis karena semakin banyak sektor yang beralih ke AI untuk membuat penilaian penting. XAI menjamin bahwa sistem ini tidak hanya efisien tetapi juga sesuai dengan norma etika dan harapan pengguna dengan memberikan wawasan tentang cara kerja model AI.
Untuk bacaan lebih lanjut: 6 Solusi TI Inovatif Teratas yang Mendorong Kesuksesan Bisnis

